Subscribe:

Ads 468x60px

Labels

Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Februari 2012

Hati-hati Membeli Obat Bebas

Sekedar untuk pengetahuan supaya kita lebih berhati-hati dalam memilih obat, berikut akan dipaparkan tentang simbol yang ada pada kemasan obat.
  1. Lingkaran Warna Hijau
Obat bebas OTC (Over the Counter) dengan simbol lingkaran berwarna hijau. artinya Anda bisa mendapatkan tanpa harus menggunakan resep dokter terlebih dahulu. Obat ini identik dengan ragamnya yang mudah didapat di warung-warung kecil.
  1. Lingkaran Warna Biru
Obat bebas terbatas dengan simbol lingkaran biru ini adalah jenis obat bebas terbatas. Peredaran obat jenis ini tidak seperti obat bebas (OTC). Obat ini hanya bisa dibeli di apotek dan atau toko-toko obat resmi yang berijin. Obat ini disebut terbatas karena ada batasan jumlah dan kadar isi yang harus diperhatikan sebelum Anda konsumsi. Biasanya ada tanda "P" yang berarti 'perhatian' di dalam labelnya. Contoh paling gampang yakni obat flu.

Label “P” ini juga ada beberapa macam diantaranya :
·         P.No. 1 : Awas! Obat keras. Bacalah aturan pemakaiannya.
·         P.No. 2 : Awas! Obat keras. Hanya untuk bagian luar dari badan.
·         P.No. 3 : Awas! Obat keras. Tidak boleh ditelan.
·         P.No. 4 : Awas! Obat keras. Hanya untuk dibakar.
·         P.No. 5 : Awas! Obat keras. Obat wasir, jangan ditelan.

  1. Lingkaran Warna Merah dan huruf K
Obat keras. Bila dalam sebuah kemasan obat tertera simbol lingkaran merah dengan tanda K, maka berhati-hatilah dalam mengonsumsi obat yang ada didalam kemasan itu. Pasalnya obat jenis ini termasuk golongan obat keras yang cara pemakainnya harus dengan resep dan pengawasan dari ahli penyakit dan dokter.

Obat adalah sesuatu yang bisa “membuat” orang menjadi lebih sehat jika dikonsumsi. Namun,  apabila dosis yang digunakan tidak sesuai maka obat tersebut tidak akan memiliki efek yang tepat malah bisa menimbulkan bahaya seperti keracunan dan mengalami efek samping. Baca brosur obat yang meliputi dosis penggunaan, indikasi, efek samping dan kontra indikasi. Jika setelah minum obat timbul salah satu efek samping yang tercantum, maka segeralah berhenti minum obat tersebut.

Hati-hatilah dalam meilih obat bagi yang memiliki penyakit tertentu seperti jantung dll. Sebaiknya konsultasikan dengan dokter karena ada banyak faktor yang akan berpengaruh. Jadi cermatilah dalam memilih dan mengonsumsi obat yang dijual bebas.

Sumber : Nuada

Selasa, 13 Desember 2011

Biduran

Apakah anda pernah merasakan gatal-gatal yang disertai dengan bentol-bentol? Jika jawabannya “YA” , kemungkinan itu adalah urtikaria atau biasa disebut biduran. Biduran adalah penyakit dimana badan tiba-tiba menjadi gatal dan dipenuhi bentol, mungkin disebabkan oleh alergi, baik itu alergi dingin, debu, makanan dan lain sebagainya.
Penyebab alergi adalah alergen yang dapat berupa debu, bantal kapuk, pollen atau serbuk sari, asap rokok, spora jamur, bulu binatang, bahkan makanan tertentu (udang, telur, susu, dll), zat kimia pada makanan (pengawet), obat-obatan tertentu dan alergen kontak seperti bedak dan lain-lain.
Berikut ini beberapa Resep Tradisional untuk pengobatan alergi yang mempunyai khasiat antithistamin dan meningkatkan kekebalan tubuh (imunostimulan).


Resep 1 :
Bahan :
- Sambiloto 15 gr
- Temu lawak (dikupas dan diiri-iris) 30 gr
- Meniran segar 30 gr
Cara membuat :
Cuci bersih semua lalu direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc, disaring, diminum airnya 2 kali sehari, setiap kali minum 200 cc.

Resep 2 :
Bahan :
- Cuka beras hitam (rice vinegar) 100 cc
- Jahe (ditumbuk) 30 gr
- Gula merah (secukupnya)
Cara membuat :
Rebus semua bahan dengan 300 cc air hingga mendidih, diminum 2 kali sehari.

Resep 3 :
Bahan :
- Pegagan 20 gr
- Kunyit 25 gr
- Sambiloto 10 gr

Cara membuat :
Cucui semua bahan lalu direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring, diminum airnya 2 kali sehari.

Resep 4 :
Bahan :
- Patikan kebo 15 gr
- Kuntum bunga kenop 15 gr
- Jahe merah 10 gr
Cara membuat :
Cuci semua bahan lalu direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring, diminum airnya 2 kali sehari. (Untuk alergi saluran Nafas)

Catatan :
Pilih salah satu resep yang sesuai. Gunakan periuk tanah, panci enamel atau panci kaca untuk merebus, jangan gunakan panci yang terbuat dari logam.

Sekian, semoga bermanfaat untuk kita semua.

Sumber : hembing

Minggu, 02 Januari 2011

Rutin Jalan Kaki agar Tak Pikun

Jika anda tak ingin musah pikun, rajin-rajinlah berjalan kaki. sebuah penelitian yang dilakukan ilmuwan AS menemukan bahwa jalan kaki sejauh tujuh kilometer secara teratur selama seminggu dapat mengurangi resiko terserang penyakit.

Berjalan kaki secara teratur dapat memeprkuat kinerja otak pada bagian memori, yang akan sangat berguna bagi para penderita Alzheimer. Hal tersebut terbukti pada penelitian yang dilakukan Universitas Pittsburg di Pennsylviana.
Studi melibatkan 299 orang dewasa yang sehat dengan penurunan fungsi kognitif ringan. Setelah berjalan kaki secara teratur selama satu minggu, para peserta penelitian dicek dengan teknik pemindaian MRI dan ditemukan adanya perbaikan volume otak pada semua peserta.
Hasil studi tersebut dipresentasikan pada pertemuan tahunan masyarakat radiologi Amerika Utara (the Radiological Society of North America-RSNA). "Alzheimer adalah penyakit yang merusak jaringan otak dan memakan memori secara perlahan. Sayangnya sampai saat ini belum ditemukan obat maupun penanganan untuk penyakit ini. Kami berharap penemuan kami dapat memberikan alternatif serta membantu para penderita Alzheimer." Ujar Dr. Cyrus Raji, ketuaa peneliti.

Raji mengakui, berjalan bukan obat penyembuh Alzheimer. Namun berjalan bisa memperbaiki daya tahan otak terhadap serangan penyakit itu dan bisa mengurangi hilanya memori.

Sumber : Suara Merdeka